Showing posts with label proses. Show all posts
Showing posts with label proses. Show all posts

Friday, March 14, 2014

Proses Kondensasi


Kondensasi lebih dikenal sebagai pengembunan atau mengembun. Kondensasi adalah peristiwa perubahan wujud zat dari gas menjadi cair. Kondensasi dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni kondensasi eksterior dan kondensasi interior. Kondensasi eksterior terjadi ketika udara lembab menyentuh permukaan dingin seperti kaca. Kondensasi akan terjadi jika suhu permukaan tersebut berada di bawah titik embun udara (dew point). Titik embun udara adalah suhu/temperatur di mana uap air dalam udara mengembun menjadi air pada kecepatan yang sama dengan kecepatan air itu menguap, pada tekanan udara konstan. Kondensasi seperti ini biasa terlihat ketika malam hari yang dingin diikuti dengan siang hari yang hangat.

Di sisi lain, kondensasi interior dapat terjadi ketika kelembaban udara terlalu berlebihan dalam suatu ruang tertutup. Kelembaban udara yang berlebihan ini biasa menyebabkan pengembunan pada kaca jendela. Banyaknya pengembunan berbanding lurus dengan banyaknya udara hangat dalam ruang. Semakin banyak udara hangat maka semakin banyak pula uap air yang dimiliki, sehingga semakin banyak pula pengembunan yang terjadi pada permukaan.

Friday, March 7, 2014

Cara Membuat Plastik: Proses Pembuatan Plastik


Plastik terbentuk dari unsur-unsur seperti karbon, oksigen, hidrogen, klorin, belerang, dan nitrogen. Awalnya plastik dibuat dari bahan-bahan natural seperti tanduk hewan, shellac (sekresi serangga kecil), dan getah perca.

Pada tahun 1869, plastik sintetis pertama dibuat dari selulosa, yang merupakan bahan alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Wesley Hyatt, penemu asal Amerika menemukan bahwa selulosa nitrat dapat dijadikan plastik dengan menambahkan kamper. Plastik sintetis pertama yang diakui secara komersial disebut seluloid. Plastik ini digunakan sebagai bahan pembuat sisir, gigi palsu, bingkai kacamata, dll.

Wednesday, March 5, 2014

Proses Terjadinya Fotosintesis pada Tumbuhan

Proses fotosintesis secara utama terjadi pada tumbuh-tumbuhan, ganggang, dan beberapa jenis bakteri, tetapi fotosintesis ini secara tidak langsung membantu semua organisme di bumi, termasuk manusia. Organisme yang melakukan fotosintesis menghasilkan makanannya sendiri, sehingga disebut fotoautotrof.

Organisme-organisme ini, terutama tumbuhan, mengubah karbon dioksida menjadi senyawa organik dengan menggunakan energi yang diambil dari cahaya matahari. Proses ini juga dikenal sebagai proses fiksasi karbon, karena proses ini menghasilkan beberapa senyawa karbon yang menyimpan energi kimia yang digunakan untuk perkembangan sel.

Tuesday, March 4, 2014

Pengertian Perbedaan Difusi dan Osmosis


Difusi adalah proses bergeraknya molekul dari daerah dengan konsentrasi lebih tinggi ke daerah dengan konsentrasi lebih rendah yang terjadi secara spontan. Difusi jauh lebih sederhana dibandingkan dengan osmosis. Terdapat perpindahan energi kinetik terjadi pada molekul-molekul karena tabrakan antar molekul satu sama lain, karena molekul-molekul bergerak secara acak. Energi kinetik ini menyebabkan gerakan konstan antar molekul-molekul, karena itu molekul-molekul ini disebut terdifusi satu sama lain. Dengan demikian, proses ini bergantung pada energi kinetik yang membuat molekul-molekul bergerak secara konstan sampai kondisi kesetimbangan tercapai.

Monday, February 17, 2014

Proses Terjadinya Pelangi


Betapa indahnya pelangi yang muncul di langit. Pelangi terkadang muncul setelah hujan atau muncul oleh karena adanya kabut. Kita dapat melihat keindahan 7 warna pelangi di langit setelah hujan atau selama hujan, ketika matahari juga hadir. Meskipun cukup jarang, kita bisa melihat fenomena alami yang luar biasa ini.

Sunday, January 5, 2014

Proses Metamorfosis Kupu-Kupu


image by Dean Morley

Sebelum menjadi kupu-kupu yang indah, terdapat beberapa tahap metamorfosis yang perlu dilewati. Proses metamorfosis ini dimulai dari telur, ulat, kepompong, lalu kemudian baru menjadi kupu-kupu.

Monday, September 9, 2013

Proses Terjadinya Petir

Kilatan cahaya sesaat yang biasa muncul saat terjadi hujan badai dikenal sebagai petir, halilintar, atau kilat. Selain muncul saat terjadi hujan badai, petir juga dapat muncul saat gunung meletus, kebakaran hutan, atau ledakan bom nuklir. Petir ini sangat berbahaya, petir merupakan fenomena alam yang sudah memakan banyak korban jiwa.